Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Teknologi Pengelolaan Risiko Keragaman Iklim dan Iklim Ekstrim 2017 PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 02 Februari 2017 09:40

Penelitian Dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Risiko Keragaman Iklim Dan Iklim Ekstrim Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

(Dr. Ir. Elza Surmaini, MSi)



RINGKASAN

Salah satu dampak perubahan iklim yang paling besar pengaruhnya terhadap sektor pertanian adalah kejadian iklim ekstrim. Dampak tersebut makin diperparah oleh rendahnya kapasitas adaptasi karena terbatasnya sumberdaya dan akses terhadap informasi iklim dan teknologi.Besarnya dampak kejadian iklim ekstrim terhadap suatu wilayah juga sangat ditentukan oleh tingkat keterpaparan, sensitivitas dan kapasitas adaptasi suatu sistim. Untuk meminimalkan risiko bencana iklim saat ini dan di masa yang akan datang perlu disiapkan kajian yang komprehensif mengenai karakteristik iklim saat ini, proyeksi di masa datang iklim, dampak yang akan ditimbulkan dan dipersiapkan teknolgi adapatasi yang tepat. Dalam melakukan analisis historis dan proyeksi ke depan, basis data yang mutakhir dan berkualitas merupakan suatu keharusan. Penelitian bertujuan untuk  a)  menganalisis dan memperbaharui prediksi curah hujan bulanan 3-6 bulan ke depan, b) menganalisis historis kejadian hujan ekstrim dan men-downscale proyeksi curah hujan ekstrim tahun 2020-2030 (near future) dengan skenario iklim, c) Menganalisis batas kritis durasi dan intensitas defisit dan surplus curah hujan yang berpotensi menyebabkan luas tanaman terkena banjir, kekeringan dan OPT dan proyeksinya berdasarkan skenario iklim, d) menganalisis tingkat kerentanan pangan berdasarkan sumberdaya lahan, iklim, air dan skenario proyeksi  curah hujan ekstrim untuk adaptasi terhadap perubahan iklim, e) mengembangkan basis data sumberdaya Iklim yang mutakhir dan berkualitas dan f) menyusun informasi agroklimat mutakhir dalam bentuk Buletin Iklim Pertanian sebagai bagian dari climate services untuk mendukung swasembada pangan.Secara umum pelaksanaan penelitian terbagi atas enamtahap yaitu 1) Kordinasi penelitian 2) pengumpulan data, 3) pengawasan kualitas data, 4) desk work analysis,dan 5) survey lapang, dan 6) Focus Group Discussion (FGD).  Kegiatankoordinasi tim peneliti dengan instansi terkaitpenting dilakukan dalam rangka mematangkan metode, bentuk hasil penelitian yang diperlukan agar dapat dipahami dan diaplikasi pengguna. Pengumpulan dan pengawasan kualitas data merupakan bagian penting untuk menghasilkan hasil analisis yang handal. Pengawasan kualitas data menggunakan analisis kurva massa untuk memilih data direkomendasikan dapat digunakan. Proyeksi curah hujan CMIP5 dengan skenario Representative Concentration Pathways (RCPs) 8.5, 6.0, 4.5, dan 2.6 di-downscale menggunakan delta method dan bias koreksi. Potensi tanaman terkena kekeringan ditentukan berdasarkan diagram pencar antara durasi dan intensitas Standardized Precipitation Index (SPI) dengan luas tanaman terkena banjir, kekeringan, dan OPT. Tingkat kerentanaan pangan dianalisis menggunakan metode kuadran dengan indikator kunci untuk menyusun indeks kapasitas adaptasi dan indeks keterpaparan dan sensitivitas. Buletin iklim pertanian diterbitkan setiap bulan memuat berbagai informasi terkini dan aktual.  Diseminasi dan sosialisasi hasil penelitian dilakukan dengan dinas terkait untuk dan mendapatkan masukan untuk menajamkan dan memantapkan hasil kegiatan dan rekomendasi teknologi adaptasi agar dapat diadopsi dan diimplementasi oleh pengguna akhir.

Peta kerentanan pangan pada level kabupaten di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

Penelitian 2017

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com