Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Jurnal
Jurnal Sumberdaya Lahan PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 09 Januari 2017 10:37

Jurnal Sumberdaya Lahan Vol. 6 No. 2

 

SISTEM INFORMASI KALENDER TANAM TERPADU: STATUS TERKINI DAN TANTANGAN KEDEPAN

Information System of Integrated Cropping Calender: Current Status and Future Challenges

Eleonora Runtunuwu1, Haris Syahbuddin1, Fadhlullah Ramadhani1, Aris Pramudia1, Diah Setyorini2, Kharmila Sari1, Yayan Apriyana1, Erni Susanti1, Haryono1, Prihasto Setyanto3, Irsal Las4, dan Muhrizal Sarwani4

1Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi

2Balai Penelitian Tanah

3Balai Penelitian Lingkungan Pertanian

4Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian

 

Abstrak. Penetapan waktu tanam yang tepat merupakan salah satu penentu keberhasilan panen dan peningkatan produktifitas tananam pangan. Kearifan lokal dan cara konvensional yang digunakan untuk menerapkan pola tanam telah mengalami bias akibat pergeseran awal musim tanam. Untuk memandu penyuluh dalam menyesuaikan waktu dan pola tanam, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mengembangankan Sistem Kalender Tanam Terpadu untuk menjawab permasalahan mendasar terkait dengan pengamanan dan peningkatan produksi beras nasional menghadapi variabilitas dan perubahan iklim. Makalah ini bertujuan untuk memaparkan perkembangan sistem informasi kalender tanam terpadu berbasis web pada level kecamatan untuk seluruh Indonesia. Sistem ini dibangun dengan mengintegrasikan tiga sub-sistem, yaitu subub-sistem data, model dan pencarian, yang dapat diakses melalui alamat litbang.katam.deptan.go.id. Informasi utama yang diperoleh dari sistem ini adalah estimasi awal waktu tanam tanaman padi untuk musim tanam yang akan datang. Selain itu, pengguna dapat memperoleh informasi wilayah yang rawan terkena bencana seperti kekeringan, banjir dan serangan organisme pengganggu tanaman. Informasi lain adalah rekomendasi teknologi berupa pupuk, varietas, dan kebutuhan benih yang perlu disiapkan pengguna sebelum masuk periode musim tanam tersebut. Oleh karena itu, sistem ini perlu diperbaiki minimal tiga kali setahun pada setiap awal musim tanam untuk seluruh Kecamatan di Indonesia. Tantangan pengembangan sistem kalender tanam terpadu ke depan adalah: (1) pemanasan global mengakibatkan iklimyang sulit diprediksi dan mempengaruhi akurasi estimasi awal waktu tanam, (2) penurunan produktivitas dan produksi yang entunya membutuhkan informasi inovasi teknologi yang makin kompleks, serta (3) alih fungsi dan fragmentasi lahan pertanian yang mengakibatkan pengurangan luas baku sawah. Pemeliharaan dan pengembangan sistem ini tetap diperlukan, untuk memingkatkan kualitas data maupun informasi agar semakin memenuhi kebutuhan pengguna.

Kata Kunci: Kalender tanam terpadu, sistem informasi, padi, nasional

 

selengkapnya

 
Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 06 Januari 2017 10:03

Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian Vol. 6 No. 1, Maret 2013

 

Institutional Innovation of Integrated Cropping Calendar Information System to Support Climate Change Adaptation for National Food Security

 

Eleonora Runtunuwu, Haris Syahbuddin, Fadhlullah Ramadhani, Aris Pramudia, Diah Setyorini, Kharmila Sari, Yayan Apriyana, Erni Susanti, dan Haryono

Abstract. Government of Indonesia has set the rice surplus target of 10million tons in 2014. This program requires integrated and comprehensive efforts of all stakeholders in central and local levels. The policy was set forth in form of Permentan No. 45/2011 and then implemented by the Director General of Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) through a decree No. 178.1/Kpts/OT.160/I/7/2012 about Formation of Integrated Cropping Calendar and Climate Change Task Force in each Assessment Institute for Agricultural Technology (AIAT) for whole Indonesia. Additionally, IAARD has developed an Integrated Cropping Calendar Information System as a reference for policy makers in planning food crop management. The information system contains the next planting season estimation at sub-district level, which includes the initial time of planting, disaster-prone areas (flood, drought, and pests/diseases), as well as technology recommendation (varieties, seed, and fertilizer). In order to make an operational standard for AIAT Task Force, the Technical Guideline of Integrated Cropping Calendar and Climate Change is imperative. This article contains the summary of the technical guideline for AIAT Task Force in support of Permentan No. 45/2011 and climate change adaptation for food security. An implication of implementation of the AIAT Task Force is an important part in improving the content of Integrated Cropping Calendar Information System that fits the needs of farmers and extension workers in the field in order to achieve the rice surplus target.

Keywords: Integrated cropping calendar, information system, rice, climate change, food security.

 

selengkapnya

 
Identifikasi Air Tanah dan Pemanfaatannya untuk Pertanian PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 20 Juli 2010 16:36

IDENTIFIKASI AIR TANAH DAN PEMANFAATANYA UNTUK PERTANIAN

?

Hendri Sosiawan

Air Tanah
Air tanah merupakan komponen dari suatu sistem daur hidrologi (hydrology cycle) yang terdiri rangkaian proses yang saling berkaitan antara proses atmosferik, proses hidrologi permukaan dan proses hidrologi bawah permukaan (Gambar 1). Siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui evaporasi , transpirasi, kondensasi dan presipitasi. Di luar sistem tersebut persoalan air tanah bahkan seringkali melibatkan aspek politik dan sosial budaya yang sangat menentukan keberadaan air tanah di suatu daerah. Siklus hidrologi menggambarkan hubungan antara curah hujan, aliran permukaan, infiltrasi, evapotranspirasi dan air tanah. Sumber air tanah berasal dari air yang ada di permukaan tanah (air hujan, air danau dan sebagainya) kemudian meresap ke dalam tanah/akuifer di daerah imbuhan (recharge area) dan mengalir menuju ke daerah lepasan (discharge area). Menurut Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan aliran air tanah di dalam akuifer dari daerah imbuhan ke daerah lepasan cukup lambat, memerlukan waktu lama bisa puluhan sampai ribuan tahun tergantung dari jarak dan jenis batuan yang dilaluinya. Pada dasarnya air tanah termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui akan tetapi jika dibandingkan dengan waktu umur manusia air tanah bisa digolongkan kepada sumber daya alam yang tidak terbaharukan.
Terakhir diperbarui Senin, 23 Januari 2012 17:35
(Selengkapnya)
 
Survei Investigasi Desain Pengelolaan Sumberdaya Air Untuk Mendukung Pengembangan Komoditas Perkebunan PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 16 Maret 2009 22:24

Oleh: Hendri Sosiawan

Pengembangan komoditas perkebunan di lahan kering beriklim kering memerlukan dukungan pengelolaan sumberdaya air yang tepat terutama pada aspek potensi sumberdaya air yang bisa digunakan sebagai pemasok kebutuhan air untuk komoditas pertanian yang dikembangkan (dimana dan berapa jumlah yang diperlukan) dan rancang bangun (desain) dari sarana pendukung untuk mengeksploitasi sumberdaya air (dam parit, sumur dangkal, sumur dalam, jenis dan kapasitas pompa yang digunakan).

Terakhir diperbarui Selasa, 22 April 2014 03:19
(Selengkapnya)
 
Survei Investigasi Desain Pengelolaan Sumberdaya Air untuk Mendukung Komoditas Perkebunan PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 14 April 2008 18:16

Survei Investigasi Desain Pengelolaan Sumberdaya Air untuk Mendukung Pengembangan Komoditas Perkebunan di Nusa Tenggara Timur 

 

Pengembangan komoditas perkebunan  di lahan kering beriklim kering memerlukan dukungan pengelolaan sumberdaya air yang tepat terutama pada aspek potensi sumberdaya  air yang bisa digunakan sebagai pemasok kebutuhan air untuk komoditas pertanian yang dikembangkan (dimana dan berapa jumlah yang diperlukan)  dan rancang bangun (desain) dari sarana pendukung untuk mengeksploitasi sumberdaya air (dam parit, sumur dangkal, sumur dalam, jenis dan kapasitas pompa yang digunakan). 

 
Terakhir diperbarui Senin, 14 April 2008 18:51
(Selengkapnya)
 


Halaman 1 dari 2
Joomla Templates by JoomlaVision.com