Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Penelitian
Info BPP SI Katam Terpadu PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 08 November 2017 13:34

Informasi untuk Balai Penyuluhan Pertanian pada Sistem Informasi Katam Terpadu

Balai Penyuluhan Pertanian atau yang biasa disingkat BPP, memerlukan rekomendasi tekait waktu tanam berdasarkan komoditasnya, rekomendasi pupuk, prediksi jenis bencana dan lain sebagainya


Sistem Infomasi (SI) Katam Terpadu, menyajikan informasi tersebut yang selanjutnya dapat dengan mudah diakses oleh BPP pada situs http://katam.litbang.pertanian.go.id/ pada tab Cetak BPP sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:

Sistem Informasi Katam Terpadu

Pada tampilan pencarian Info-BPP, pengguna memasukkan nama kecamatan yang ingin ditampilkan, sebagai berikut:

Sistem Informasi Katam Terpadu

Informasi terkait rekomendasi yang ditampilkan cukup lengkap dengan cakupan meliputi:

  1. Informasi waktu tanam,
  2. Rekomendasi pupuk,
  3. Informasi jenis bencana serta tingkat bencana,
  4. Informasi ketersediaan Alsintan.

Lebih detail, informasi dan rekomendasi untuk BPP dapat dilihat pada tautan berikut: http://katam.litbang.pertanian.go.id/katam_terpadu/2017/mh/3/32/3212/3212150/3212150_tabular.pdf

 
Analisis Prediksi CH - ANN PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 24 Oktober 2017 12:48

Analisis Prediksi Curah Hujan dengan Metode Artificial Neural Network (ANN)

Metode prediksi ANN merupakan salah satu pengetahuan prediksi cuaca yang diaplikasikan Balitklimat pada pengembangan metode prediksi diantaranya untuk mendukung SI Katam Terpadu (Pramudia et al 2013). Ciri-ciri Model Jaringan Syaraf Tiruan adalah a) Non linear, sigmoid, b) minimal menggunakan dua lapis model, c) menggunakan semua input untuk menduga output lapis pertama. Menggunakan semua output lapis pertama untuk menghasilkan output lapis berikutnya, sehingga menghasilkan output akhir, d) menghasilkan banyak koefisen korelasi, dan e) melalui iterasi, menggunakan sebarang nilai awal. Parameter yang digunakan adalah curah hujan, anomali Suhu Muka Laut Zona Nino 3.4, dan IODM. Tahapan analisis ANN disajikan pada gambar dibawah ini.

Tahapan analisis ANN

Layer-layer dan data input dalam jaringan syaraf tiruan

Layer-layer dan data input dalam jaringan syaraf tiruan

Tahapan analisis prediksi dengan metode ANN adalah proses pembentukan model (Learning/Training Set) yang terdiri dari tahapan sebagai berikut :

  • Normalisasi data input Xi dan nilai target Tk ke dalam kisaran [0 … 1]
  • Nilai awal pembobot wij dan vjk
  • Menghitung hj dan yk
menghitung MSE
  • menghitung MSE
  • Proses learning dan training set untuk menentukan pembobot wij dan vjk melalui iterasi
  • Iterasi berhenti apabila selisih galat pada satu tahap iterasi (EP) dengan iterasi tahap sebelumnya (EP-1) kurang dari 0,00001
EP-1

 
Irigasi Big Gun Sprinkle PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 12 Oktober 2017 12:37

Irigasi Big Gun Sprinkle

Untuk meningkatkan produksi pertanian, tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan air permukaan, termasuk air hujan. Oleh karena itu perlu alternatif lain termasuk pemanfaatan air tanah dalam. Di daerah tertentu selain air pemukaan, terdapat juga potensi air yang didapat dari sumber air tanah dalam. Dengan menggunakan potensi ini maka peningkatan produksi pertanian dapat dicapai.

Teknologi ini terdiri dari beberapa komponen diantaranya pompa air tanah dalam, bak penampung, jaringan irigasi, kolam penampung, pompa, dan big gun sprinkle. Air tanah dalam yang dipompa ditampung dalam bak penampung, kemudian secara gravitas didistribusikan ke kolam penampung yang tersebar di lahan pertanian, kemudian untuk teknik penyiraman digunakan pompa dan big gun sprinkle.

Dengan teknik irigasi/penyiraman menggunakan big gun sprinkle ini, satu posisi big gun sprinkle dapat megairi kurang lebih 2000 meter persegi. Dengan begitu untuk satu ha lahan pertanian hanya diperlukan pemindahan posisi big gun sprinkle kurang lebih sebanyak lima kali.

Setelah dikaji, penerapan teknologi ini dapat menghemat air, tenaga, dan bahan bakar menjadi lebih efisien dibandingkan dengan cara konvensional yaitu dengan cara leb. Teknologi ini telah diterapkan dibeberapa lokasi, salah satunya adalah Kebun Percobaan Sandubaya di Lombok Timur. Dengan adanya potensi sumber air tanah dalam dan memfaatkanya untuk penyiraman/irigasi  maka peningkatan produksi di kebun percobaan ini bisa dilakukan.

Irigasi Big Gun Sprinkle Irigasi Big Gun Sprinkle Irigasi Big Gun Sprinkle

 
Downscaling PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 05 Oktober 2017 08:52

Downscaling Prediksi Musiman dengan Metode Constructed Analogue


Variabilitas iklim yang semakin tinggi akhir akhir ini menyebabkan  pola iklim dalam dan antar musim yang  tidak menentu dan terjadinya kejadian iklim ekstrim seperti banjir dan kekeringan yang secara langsung akan mempengaruhi produksi tanaman pangan. Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang paling pokok. Oleh karena itu perlu diupayakan agar bahan pangan harus tersedia cukup untuk kebutuhan masyarakat. Tanaman pangan adalah tanaman produksi pertanian yang menghasilkan karbohidrat, diantaranya adalah padi, jagung, sagu, sorgum dan kacang-kacangan.

Terakhir diperbarui Jumat, 06 Oktober 2017 14:08
(Selengkapnya)
 
Sistem Irigasi Pompa Tenaga Surya PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 27 September 2017 15:59

Pertanian Modern menggunakan Sistem Irigasi Pompa Tenaga Surya



Balai penelitian Agroklimat dan Hidrologi mengembangkan teknologi pertanian modern di lahan kering dengan aplikasi sistem irigasi pompa tenaga surya (SIPTS). Teknologi ini telah diterapkan di beberapa lokasi diantaranya Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Sukabumi.

(Selengkapnya)
 


Halaman 1 dari 10
Joomla Templates by JoomlaVision.com