Berita Aktual|

Panen Bawang Merah Off Season melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi Informasi Iklim dan Pengelolaan Air untuk Mendukung Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pertanian.

Bertempat di Desa Nawungan, Kalurahan Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, para petani bawang merah menerapkan pertanian modern untuk masa tanam off season komoditas bawang merah. Tanam dilakukan pada bulan Agustus 2020 dimana kondisi minim air dan kering utamanya pada bulan Oktober 2020 mampu direkayasa dengan teknologi informasi iklim dan pegelolaan air dalam mendukung pertanaman bawang merah. Petani masih mempunyai sumber air di embung yang dilapisi geomembrane dengan teknologi irigasi hemat air mampu mneyediakan air bagi perumbuhan bawang merah saat off season.

Bertanam bawang merah off season dengan pemanfaatan inovasi teknologi informasi iklim dan pengelolaan air dari Balitbangtan, Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi mampu memberikan hasil. Dr. Harmanto selaku kepala Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi mengatakan “Optimalisasi iklim dan air mampu meningkatkan produktivitas bawang merah serta mampu meningkatkan produksi bawang merah saat off season”.

Inovasi teknologi panen dan hemat air aplikatif sepesifik lokasi yang dimanfaatkan dan di kelola oleh Kelompok Tani Lestari Mulyo seluas 25 hektar dari Baltklimat yaitu teknologi panen dan hemat air berupa embung mini berlapis geomembran berukuran 3x4x3 m2 sejumlah 19 unit yang di bangun mandiri oleh kelompok tani. Selain itu, analisis geolistrik telah dilakukan untuk menentukan lokasi pembuatan sumur dalam. Sistem irigasi hemat air melalui prototipe alat “tirta horti” dirancang khusus untuk menghasilkan irigasi kabut yang spesifik lokasi dan disesuaikan untuk tanaman bawang merah juga telah dimanfaatkan.

Comments are closed.

Close Search Window